Bekerja

Bekerja,

kalau membahas tentang bekerja, diriku selalu teringat akan kutipan legendaris dari seorang Buya Hamka :

“Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan pun hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja.” – Buya Hamka

Dalam memaknai kalimat Buya yang teramat terkenal itu, diriku mencoba menafsirkannya bahwa kita harus punya sesuatu yang lebih dalam bekerja, tidak hanya menjalani kerja sebagai rutinitas sebagai sarana mencapai uang.

Bekerja ala kadarnya dengan tujuan semata mendapat gaji di akhir bulan, ini yang harus dihindari.

Bagaimana agar kita tidak sekedar bekerja?

Menurut diriku, caranya adalah dengan memaknai dan menekuni pekerjaan. Mengejawantahkan serta menjabarkan bahwa pekerjaan yang kita lakukan itu bermakna bagi sesama manusia, sehingga harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

Diriku masih mencoba menerapkannya dalam pekerjaanku.

Seperti dulu saat masih bekerja di Telkomsel Network Service Area Denpasar, diriku selalu berusaha bersemangat dalam pekerjaan, atas dasar bahwa bekerja ku bukan sekedar bekerja, tapi bekerja dengan baik dengan tujuan agar masyarakat di Bali bisa menggunakan jaringan telekomunikasi dengan lancar, bersilaturahmi, berbisnis, melalui jaringan Telekomunikasi Telkomsel dengan lancar.

Dan sekarang, setelah pindah di Garuda Maintenance Facility, diriku berusaha bersemangat dalam bekerja atas dasar semangat agar pesawat yang di maintenance bisa terawat dengan sempurna, agar bisa menjamin keselamatan penumpangnya.

Jadi marilah kita semua bekerja yang tidak sekedar bekerja😀

 

Bandara Mas, Tangerang, 9 September 2016

 

Mimpi

Tidak sedikit orang yang bilang bahwa kita harus berani bermimpi besar agar bisa meraih kesuksesan kelak.

Menurutku dunia ini sudah penuh dengan para pemimpi, yang memiliki mimpi tidak main-main. Mimpi-mimpi besar seperti mimpi untuk merubah dunia menjadi lebih baik dengan berbagai macam jalannya.

Dari sekian banyak pemimpi, tidak banyak yang berani memulai langkah untuk mewujudkan mimpinya.

Dari jumlah yang tidak banyak tadi, hanya sedikit yang kemudian dengan sungguh-sungguh terus melangkah tanpa lelah tanpa henti hingga mimpinya tercapai.

Sehingga tak henti-hentinya aku mengingatkan pada diriku, bahwa bermimpi besar itu tidak lah cukup. Berani lah mulai bertindak untuk mewujudkan mimpi! Bersungguh-sungguhlah! Bersemangatlah! Jangan pernah putus asa!

Induction – Orientation GPTP Batch 3 Telkomsel (Part 1)

Alhamdulillah, setelah pontang-panting nyari kerjaan sejak lulus sidang skripsi alias pendadaran di akhir Oktober 2014, akhirnya pada pertengahan Maret 2015 kemarin aku dinyatakan diterima di Telkomsel, perusahaan Telekomunikasi Selular terbesar nomer 1 di Indonesia.

Ternyata benar, nyari kerja itu seperti nyari jodoh. Semua sudah ada jalannya. Soalnya dulu aku dah nyoba tes masuk Schlumberger dari jaman masih skripsi sampe jaman dah pegang ijazah, yap aku dah nyoba tes Schlumberger sampe 4 kali, dan gak ada yang tembus, 2 kali gagal di FGD. Dulu sempat ngebet banget juga masuk BP Indonesia dan Pertamina, dan dua-duanya juga gagal di tes masuknya.

Dan Alhamdulillah Allah memberikan jalan-Nya aku masuk Telkomsel. Program yang aku ikuti di Telkomsel ini semacam MT kalau di perusahaan lain. Kalau di Telkomsel, namanya adalah GPTP, singkatan dari Great People Development Program.

Sebelum kami diterjukan untuk OJT, kami dibekali dulu dengan ilmu di masa Induction – Orientation yang berlangsung pada tanggal 15 April 2015 sampai dengan 30 April 2015.

Petualangan GPTP 3 Telkomsel batch 3

Sejak 14 April kemarin, aku memulai petualangan luar biasa bersama orang-orang luar biasa, hingga kini mencapai menjelang penghujung acara. Banyak hal ingin kutuliskan, tapi apadaya banyak tugas yang masih harus diselesaikan.

Semoga setelah semua selesai, bisa segera kutuliskan semua pengalamanku😀

Internet dan Generasi Muda

Internet pada era sekarang ini bisa dibilang sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian kalangan. BIsa dibilang saat ini tiada hari tanpa internet.

Internet dan generasi muda saat ini ibarat dua hal yang tidak terpisahkan. Anak muda masa kini kebanyakan kan tidak bisa lepas dari internet. Namun sebagai anak muda, kadang pemanfaatan internet baru sebatas untuk hiburan semata.

Pentingnya Integritas Sebagai Seorang Profesional Nasionalis

Koruptor sangat identik dengan orang yang tidak berintegritas. Terkadang orang tidak mengerti apa artinya. Apa itu integritas? Integrity adalah keyakinan terhadap nilai-nilai yang dianut dengan pikiran dan perbuatan. Seseorang yang memiliki integritas akan selalu jujur terhadap apa yang mereka lakukan. Profesional nasionalis yaitu seorang bekerja tidak hanya untuk mementingkan kepentingan pribadinya, tetapi juga bekerja untuk berkontribusi dalam membangun negaranya. Integritas merupakan value yang penting untuk dimiliki seorang profesional agar dirinya dapat menjadi seorang profesional nasionalis. Dalam melaksanakan pekerjaannya, seorang profesional membutuhkan integritas untuk menjaga bahwa setiap langkah atau keputusan yang dia ambil merupakan hasil yang jujur dan tidak merugikan banyak pihak. Seorang profesional dalam aktivitasnya pasti akan mengalami banyak godaan dari lingkungan sekitarnya. Godaan yang datang tidak jarang sulit untuk ditolak, bisa berupa pemberian barang mewah atau uang agar dia menuruti kemauan dari orang yang menggodanya.

Tetapi, jika ia memiliki integritas yang tinggi, tentu ia akan tahan terhadap godaan apapun yang datang. Tetapi apabila dia tidak memiliki integritas yang baik, maka dia akan termakan godaan itu. Ketiadaan integritas dalam diri seorang professional akan membawa dampak buruk bahkan fatal bagi perusahaan tempatnya bekerja, bahkan dalam skala yang lebih besar bisa membawa dampak buruk bagi negara
Nasionalis itu identik dengan integritas. Seseorang yang nasionalis , akan selalu bertindak dengan nilai-nilai integritas, karena segala perilakunya berorientasi untuk kemajuan dan nama baik negara. Orang yang memiliki integritas terhadap negaranya akan melakukan hal yang baik, dimanapun dan kapanpun demi menjaga nama baik negaranya. Orang yang memiliki integritas terhdap negarnya akan selalu jujur dan tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang akan merugikan bangsa seperti korupsi.

Salah satu tokoh nasionalis yang sudah sangat terkenal dengan integritasnya adalah Hoegeng Imam Santoso, beliau adalah Kapolri yang menjabat pada 1968 – 1971. Banyak kisah yang beredar mengenai integritas beliau. Salah kisahnya yaitu tahun 1955 dia menjabat sebagai komisaris polisi di medan. Tugas utamanya yaitu memberantas bandar judi. Beberapa hari setelah bertgas di medan, dia didatangi utusan salah satu bandar judi yang akan memberinya mobil dan rumah dengan tujuan agar Hoegeng melunak dalam melaksanakan tugasnya. Tetapi dengan integritas yang ia miliki, Jendral Hoegeng menolak dengan tegas hadiah dari bandar judi tersebut. 2 bulan kemudian dia terkejut dirumahnya dipenuhi dengan barang-barang mewah seperti kulkas, piano, dan sofa mahal yang merupakan kiriman dari bandar judi tersebut. Kemudian ia langsung memerintahkanbbawahannya untuk mengeluarkan barang-barang itu dari rumahnya. Jendral Hoegeng berkata pada bawahannya bahwa “Lebih baik saya menolak segala pemberian daripada melanggar sumpah jabatan dan merugikan negeri ini” Kita dapat mengambil pelajaran betapa Jendral Hoegeng memiliki integritas serta rasa nasionalis yang tinggi.

Seperti contoh cerita diatas, seseorang profesional nasionalis pasti memiliki integritas dalam hidupnya dan seluruh aktivitasnya. Selain itu, orang yang memiliki integritas dapat menumbuhkan kepercayaan, sehingga orang tersebut akan sukses dan lancar dalam berkarir dan bisa lebih maksimal dalam berkontribusi bagi bangsanya.

Oleh karena itu bangsa ini butuh banyak orang yang berintegritas
leh

#curiga #misihidup

sekedar re-share beberapa twit saya di suatu pagi🙂

ketika kau ditakdirkan dilahirkan di Indonesia dan berkesempatan mengenyam pendidikan yg baik, tidakkah kau #curiga? #misihidup

curiga bahwa kau hadir di dunia bukan dengan tujuan yg remeh, tapi dengan misi penting untuk perbaiki negeri ini #misihidup

Indonesia dgn sgudang masalah, Bgmna kau mmandangnya,sgudang masalah tuk dkeluhkan,atau sgudang masalah tuk dslesaikan,itu soal pilihan🙂


Pemilik Blog :

Fadhilla Tresna Nugraha alias Fadhil alias Fadhil Bedhil
Electrical Engineer jebolan Teknik Elektro UGM, sedang dalam perjalanan meraih cita-cita dan cinta-cinta

Bisa dihubungi lewat jalur berikut :

Tulisan Terbaru

Dilihat sebanyak

  • 141,489 kali

Jumlah Pengunjung Saat Ini

website stats