Aa Gym, Gosip, dan Infotainment

Tadi pagi saya secara tidak sengaja nonton infotainment, dan yang diberitakan waktu itu adalah Aa Gym, saya tertarik lalu saya lanjutkan nontonnya.

Begini, menurut infotainment tersebut kabarnya rumahtangga Aa Gym dan Teh Nini sedang goyah, kabarnya pula itu disebabkan karena Aa Gym kesulitan untuk berlaku adil dalam berpoligami. Teh Nini katanya sudah tidak tahan dan berniat pisah dengan Aa Gym.

Begitulah kata infotainment tersebut.

Lalu wawancara dengan Aa Gym pun dilakukan, dan dalam menjawab pertanyaan wartawan mengenai kabar keretakan rumahtangganya, Aa Gym menjawab dengan sebuah pukulan telak bagi para wartawan tersebut(menurut saya itu sebuah pukulan telak, kemungkinan besar menurut wartawan tidak begitu) beliau menjawab begini:

Dalam surat Al Hujarat ayat 12 Allah berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain”
Saya pesan kepada teman-teman wartawan, janganlah suka mengorek-orek sesuatu yang bukan hak anda, jauhilah gunjing-menggunjing atau ghibah dan jauhilah prasangka. Tolong hargai hak-hak privasi orang lain
.

Ya menurut saya jawaban yang seperti itu seharusnya bisa menusuk dan memukul telak para wartawan infotainment beserta seluruh redaksinya.
Kenapa? Ya anda tentu tahu apa dan bagaimana pekerjaan mereka itu. Seharusnya jawaban dari Aa Gym itu sudah cukup untuk membuat mereka tersadar akan buruknya pekerjaan yang mereka lakukan selama ini.

Yang menarik lagi adalah, kalau di berita-berita infotainment sebelumnya yang menyangkut artis lain, jawaban dari sang artis sering dibahas oleh wartawan ataupun sang narrator, namun dalam masalah Aa Gym ini jawaban Aa Gym tersebut dibiarkan saja, tidak dibahas.
Padahal jawaban dari Aa Gym tersebut maknanya sangat dalam dan seharusnya menjadi bahan renungan para wartawan infotainment beserta seluruh yang terlibat dalam produksi program infotainment tersebut. Ah sepertinya jawaban Aa Gym itu hanya dianggap angin lalu oleh mereka, dianggap sesuatu yang tidak penting. Susah memang…

Iklan

16 Responses to “Aa Gym, Gosip, dan Infotainment”


  1. 1 Cabe Rawit 21 Maret, 2008 pukul 12:59 pm

    Wuuuhhh… mau dinasihatin seferti afafun, para biang gosip berkedok infotainment bakalan tetef melakukan hal yang sama. Fadahal mereka sendiri beberapa waktu ke belakang pernah bersepakat untuk kagak bicarain gosip rumahtangga, sewaktu gonjang-ganjing fatwa MUI tentang keharaman acara-acara gosip… 😥

    kayakna, bukan cuman soal anti kelaparan dan gizi buruk yang kudu dikampanyekan di blog… tafi juga kampanye anti infotainment berbau gosip dan fitnah… :mrgreen:

  2. 2 Gyl 21 Maret, 2008 pukul 1:57 pm

    Wah… namanya juga wartawan. Sudah jelas arahnya mereka, yang penting berita laku dan adayang diserahkan sebagai bahan berita.

    Anti kelaparan gosip !

  3. 3 realylife 21 Maret, 2008 pukul 2:59 pm

    ya begitulah , aib sekarang sudah menjadi bahan biasa yang bebas dipublikasikan
    semoga kita sadar untuk menutup aib orang lain dan diri sendiri

  4. 4 Landy 21 Maret, 2008 pukul 4:10 pm

    Untungnya aku gak suka nonton , cukup tahu dari internet saja

  5. 5 mathematicse 21 Maret, 2008 pukul 4:45 pm

    Kalau dibahas dan direnungkan, nanti infotainment bakal gulung tikar deh… 😀

  6. 6 apiqquantum 22 Maret, 2008 pukul 7:36 am

    Hehehehehe….boh lagi!
    Semoga sakinah!

  7. 7 Junarto Imam Prakoso 22 Maret, 2008 pukul 10:06 am

    “wartawan” infotainment sepertinya sudah kebal. Saya prihatin sekaligus kasihan. Saya kebetulan pernah buat artikel: Di Balik Tayangan Infotainment. Bila berminat, silahkan cek:

    http://www.semestanet.com/2007/07/08/di-balik-produksi-infotainment/

  8. 8 shinobigatakutmati 22 Maret, 2008 pukul 5:32 pm

    sungguh ironi, tapi sekaligus membuktikan apa yang beliau dakwahkan 🙂 itulah dakwah sejati 😀

  9. 9 masmoemet 22 Maret, 2008 pukul 7:33 pm

    hehehe brenti nggosip kl pas ramadhan ( jgn2 ramadhan gosip jln terus yah ?? ) tau ah … ga punya tipi jd ya ga tau kaya gituan 😀

  10. 10 DensS cessario 22 Maret, 2008 pukul 9:35 pm

    sedang goyah

    What is Goyah?

    I Don’t know Goyah is…

  11. 11 DensS cessario 23 Maret, 2008 pukul 9:35 am

    Lho koq malah bales comment ke blogku sih?

    kata “Goyah” masih menjadi misteri bagi saya, kasih tahu plss..

    I need to solve this Mr. E

  12. 12 sabil 23 Maret, 2008 pukul 10:59 am

    yah~

    teh ninih

    jgn kabur dong

    klo mau kabur sama saya aj :p

  13. 13 kakanda 23 Maret, 2008 pukul 6:08 pm

    Dalam perjalanan perahu berumahtangga,
    ada badai, itu biasa,…
    tidak perlu “dikorek-korek”, apalagi “denger kuping”

    Semoga perahu tetap terus berlayar…

  14. 14 donny irwansah 25 Februari, 2009 pukul 8:40 pm

    wahai manusia manusia penggibah sesungguhnya narako bagimu

  15. 15 fateema fa 30 Oktober, 2009 pukul 8:37 am

    @ DensS cessario,

    Goyah adalah sebuah ungkapan untuk sikap atau tindakan yang mulai berubah. The meaning is close to ‘wobbly’.
    Is this helping?

  16. 16 azis 30 Oktober, 2009 pukul 10:04 pm

    HHN (hadapi,hayati,nikmati)serahkan ke Allah biar Allah yang mengurus para biang gosip itu…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Pemilik Blog :

Fadhilla Tresna Nugraha alias Fadhil alias Fadhil Bedhil
Electrical Engineer jebolan Teknik Elektro UGM, sedang dalam perjalanan meraih cita-cita dan cinta-cinta

Bisa dihubungi lewat jalur berikut :

Tulisan Terbaru

Dilihat sebanyak

  • 151,327 kali

Jumlah Pengunjung Saat Ini

website stats

%d blogger menyukai ini: