Hijrah

Assalamu’alaikum
Kemarin, waktu saya pergi rekreasi ke TRMS Seruling Mas Banjarnegara, saya mendapatkan sms dari seorang teman yang intinya dia mengucapkan Selamat Tahun Baru 1430H dan mengajak untuk puasa hari itu dan hari besok, katanya barangsipa berpuasa di akhir tahun berarti dia telah menutup tahun dengan kebaikan dan barang siapa berpuasa di awal tahun berarti dia mengawali tahun dengan kebaikan. Sepulang dari Banjarnegara, saya langsung mencek tanggalan dan saya menemukan bahwa tanggal 29 Desember memang tahun baru Hijriyah. Dan saya sudah niat akan puasa di hari ini, eh ternyata saya bangun kesiangan dan tidak sempat sahur, jadilah saya tak puasa akhirnya πŸ˜€

Ya, hari ini menurut saya adalah tahun baru yang sesungguhnya, tahun baru hijriyah, tahun barunya orang Islam. Tahun ini dimulai saat hijrahnya Rasulullah Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah bersama kaum Muhajirin.

Dan tahun baru hijriah ini memang identik dengan hijrah, ya hijrah adalah kepindahan. Dan marilah kita mulai tahun baru hijriah ini dengan semangat hijrah Rasulullah. Mari kita hijrah dari hal-hal yang buruk ke hal-hal yang baik. Dan di awal tahun ini saya bertekad untuk menjadi orang yang lebih baik lagi dari tahun kemarin.

Ah, tahun baru Islam memang gemanya dan kemeriahannya tidak sebesar tahun baru masehi ataupun imlek. Bahkan banyak teman saya yang tidak menyadari bahwa hari ini adalah tahun baru hijriah. Tapi hal itu tidak mengapa, karena setahu saya Islam tidak mengajarkan perayaan yang berlebih-lebihan. Dan bagi saya pribadi tahun baru Islam adalah momen untuk kontemplasi, introspeksi dan menyusun rencana ke depan unutk menjadi insan yang lebih baik lagi.

Akhirul posting, saya, Fadhil aka maxbreaker aka bukansuperstar mengucapkan:

Selamat Tahun Baru 1430 H
Dengan semangat hijrah Rasulullah mari kita berhijrah meninggalkan segala keburukan menuju hal yang lebih baik lagi. πŸ˜€

Wassalamu’alaikum

Iklan

5 Responses to “Hijrah”


  1. 1 Adriano Minami 29 Desember, 2008 pukul 4:33 pm

    Sama2 πŸ˜€

    Anyway, menurut saya Tahun Baru ini bukanlah Tahun Baru Islam menurut saya, melainkan Tahun Baru Arab. No Offense

    Adriano Minamis last blog post..Musnahkan tontonan sampah itu!

  2. 2 Gunawan Rudy 29 Desember, 2008 pukul 4:35 pm

    Ah, tahun baru Islam memang gemanya dan kemeriahannya tidak sebesar tahun baru masehi ataupun imlek.

    IMHO saya rasa esensinya bukan kemeriahan. Tiap-tiap perayan hari besar punya esensi masing-masing, misalnya Sincia (Tahun Baru Imlek) di mana memang harus disambut dengan suka cita dan kemeriahan karena perlambang harapan baru, semangat baru, rezeki baru, dll.
    Kalau Tahun Baru Hijriyah menurutmu apa esensinya? Apakah kemeriahan juga? πŸ˜€

  3. 3 bukansuperstar 29 Desember, 2008 pukul 4:47 pm

    @Adriano
    kalau menurut saya sih ya tahun baru Islam lah πŸ˜› , emangnya yang ngerayain Idul Fitri pas 1 Syawal cuma Arab saja? :))

    @Gun
    IMO sih mengingat kembali sejarah hijrahnya Rasul, dan momen bagi umat muslim untuk hijrah ke hidup yang lebih baik πŸ˜€

  4. 4 Dhil 25 Januari, 2009 pukul 12:47 pm

    Test email baru πŸ˜€

  5. 5 Dhil 25 Januari, 2009 pukul 12:48 pm

    Test2 πŸ™‚

    Dhils last blog post..Kata-katanya orang geblek


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Pemilik Blog :

Fadhilla Tresna Nugraha alias Fadhil alias Fadhil Bedhil
Electrical Engineer jebolan Teknik Elektro UGM, sedang dalam perjalanan meraih cita-cita dan cinta-cinta

Bisa dihubungi lewat jalur berikut :

Tulisan Terbaru

Dilihat sebanyak

  • 154,428 kali

Jumlah Pengunjung Saat Ini

website stats

%d blogger menyukai ini: