Ujian Sekolah, Ujian Santai

Hari ini, berakhir sudah Ujian Sekolah. Ujian Sekolah yang dimulai Senin kemarin akhirnya usai juga. Ujian Sekolah kali ini mengujikan mata pelajaran PKn, Agama, TIK, Sejarah, Penjaskes Teori, Bahasa Daerah, dan Bahasa Asing. Pelajaran yang tidak penting bukan, karena tidak di Ujian Nasional-kan? (devil) *digampar guru mapel-mapel tersebut*. Ujian Sekolah ini sangat berbeda dengan Ujian Nasional kemarin. Berikut saya tuliskan perbedaannya.

Ujian Sekolah dan Ujian Nasional

  1. Ujian Nasional diselenggarakan secara nasional, soal dibuat oleh BSNP. Sedangan Ujian Sekolah, penyelenggaraannya adalah otonomi kabupaten, dan soal dibuat oleh dinas pendidikan kabupaten.
  2. Ujian Nasional dikoreksi di dinas pendidikan provinsi, dikoreksi oleh scanner dan komputer. Sedangkan Ujian Sekolah dikoreksi oleh sekolah masing-masing, dan korektornya adalah manusia, alias dikoreksi manual.
  3. Pengawas Ujian Nasional berasal dari sekolah yang berbeda-beda. Sedangkan Ujian Sekolah diawasi oleh guru sekolah yang bersangkutan.
  4. Ujian Nasional bisa lulus bisa tidak. Sedangkan Ujian Sekolah, pasti lulus :mrgreen:

Ujian Pasti Lulus

Sebagaimana poin perbedaan yang terakhir saya sebutkan tadi, ya Ujian Sekolah pasti lulus. Kenapa saya bisa berani-beraninya berkata begitu? Ujian Sekolah dikoreksi oleh sekolah masing-masing. Nah kalau untuk Ujian Nasional saja sekolah berusaha semaksimal mungkin agar siswanya lulus, tentu begitu pula dalam Ujian Sekolah. Terlebih yang megoreksi sekolah masing-masing. Tentu bila saat mengoreksi didapati siswa yang nilainya tidak lulus, ditambah sedikit lah agar mencapai batas lulus :D. Hal ini sudah menjadi rahasia umum, bahwa ujian sekolah itu sarat dengan pengkatrolan nilai dan ‘sedekah’ nilai dari para korektor yang memang guru siswa peserta tes sendiri. Menurut Permendiknas nomer 77 tahun 2008, salah satu syarat kelulusan adalah siswa harus lulus ujian sekolah. Tapi, sampai detik ini belum pernah saya mendengar bahwa ada siswa yang tidak lulus SMA, padahal UN nya lulus, tetapi Ujian Sekolahnya tidak lulus. Ya, begitulah adanya. Menurut saya pastilah ada guru atau sekolah yang ingin mengoreksi Ujian Sekolah dengan sebenar-benarnya, maksudnya tanpa konversi nilai. Tapi masalahnya, apakah bila ada siswa yang lulus UN tapi nilai Ujian Sekolahnya tidak lulus lalu sekolah berani menyatakan siswa itu tidak lulus SMA? Tentu tidak bukan? Kalau berani, tentu harus bersiap-siap didemo dan diprotes super keras oleh wali murid. Maka jadilah, Ujian Sekolah, Ujian pasti lulus :mrgreen:

Ujian Santai

Akibat dari hal-hal yang saya sebutkan di atas, Ujian Sekolah ini menjadi Ujian Santai. Ya mayoritas siswa menjalaninya dengan santai. Saya pribadi tidak santai, tetapi amat sangat santai :mrgreen: . Ya, Ujian Sekolah ini seperti menjadi anti klimaks dari Ujian Nasional. Tidak seperti saat UN kemarin yang dijalani dengan rasa tertekan dan khawatir, Ujian Sekolah bisa dijalani dengan santai. Saking santainya, saya belajar sedikit sekali untuk Ujian Sekolah ini, sampai-sampai dimarahi oleh Ibu saya :mrgreen: . “Jangan remehkan Ujian Sekolah!”, begitu kata beliau kepada saya. Tapi, ah, saya tetap saja santai 😛 .Yang saya herankan, walaupun sudah ada jaminan tak tertulis bahwa Ujian Sekolah pasti lulus, tetap saja teman-teman saya bekerja sama alias contek-contekkan saat mengerjakan Ujian Sekolah itu. Ah kalau sudah menjadi kebiasaan susah memang. Dan sampai detik ini, saya masih mengibarkan semangat kejujuran dan anti nyontek. Hidup kejujuran! Hidup Anti nyontek! (banana_cool)

Ujian Sekolah selesai sudah, tinggal ujian praktek kesenian minggu depan. Dan setelah itu tinggal menunggu tanggal 13 Juni datang, ya tanggal 13 Juni pengumuman hasil Ujian Nasional. Doakan saya lulus ya teman-teman, terima kasih 😀

Iklan

3 Responses to “Ujian Sekolah, Ujian Santai”


  1. 1 Tx 11 Mei, 2009 pukul 7:16 pm

    Hehe… Bener kta km tres,kl dah kbiasaan memang sulit dhlangkn..
    Tp,mnrt q, itu smw mrupakan imbas dr system pendidikn qt sndri.. Qt dtuntut mendapat “nilai” yg memenuhi standard,bukan “kemampuan” yg memenuhi standard,ya akhrny qt lbih bnyk brorientasi pd nilai. Dan celakany cuma sdkit siswa yg bner2 mngsh kmampuan dr pd mndpat nilai.. Ya,tugas qt bsk wkt dwasa,bwt perbaiki. Ya ga?

  2. 2 skyland ahcker 19 November, 2009 pukul 5:42 pm

    wah,,. aq dah lulus ,.. hehehe…..
    tapi rindu juga ni masa masa Sma,.. waktu ujian.. nyotek gitu.. 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Pemilik Blog :

Fadhilla Tresna Nugraha alias Fadhil alias Fadhil Bedhil
Electrical Engineer jebolan Teknik Elektro UGM, sedang dalam perjalanan meraih cita-cita dan cinta-cinta

Bisa dihubungi lewat jalur berikut :

Tulisan Terbaru

Dilihat sebanyak

  • 159,743 kali

Jumlah Pengunjung Saat Ini

website stats

%d blogger menyukai ini: