Sebuah Obrolan di Warung Kopi

Disclaimer : Kisah ini hanyalah fiktif belaka, tak usah dianggap seriuslah, link pada nama tokoh juga jangan dipikirin :))

Warung kopi memang asyik buat ngobrol, apalagi ngobrolin politik yang sedang hangat. Begitu pula bagi keempat pemuda ini, Graha, Rasyid, Amar, dan Aziz. Selepas pulang kerja, mereka menyempatkan diri mampir di warung kopi milik Wak Erwin, sekadar melepas lelah dengan minum kopi dan ngobrol-ngobrol bersama. Obrolan tentang pilpres yang sedang panas pun tak luput dari pembicaraan mereka. Sore itu, Rasyid, Amar dan Aziz, telah ada di warung kopi Wak Erwin. Dan beberapa saat kemudian datanglah Graha, dengan membawa Koran. “Assalamu’alaikum”, sapa Graha yang baru datang, ya Graha memang pemuda yang sopan dan berbudi baik, sehingga selalu mengucapkan salam apabila bertemu dengan sesama muslim. “Wa’alaikumsalam”, jawab ketiga temannya.

Amar : “Tumben lu datangnya belakangan, Graha, biasanya kan lu yang paling awal ada di warung kopi ini”

Graha : “Iya nih, tadi aku nyari koran sore terbaru nih, di kios deket kantor sudah habis, jadi terpaksa beli di kios yang agak jauhan.”

Rasyid : “Ada berita apaan nih coy , di koran lu?”

Graha : “Ini, yang sedang hangat-hangatnya, daftar kekayaan para calon pemimpin kita, daftar kekayaan capres dan cawapres 2009”

Aziz : “ wah berita menarik tuh, isinya gimana?

Graha : “Yuk kita baca bareng-bareng”
Lalu mereka pun membaca koran bersama, yang isinya:

“Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto memegang rekor peserta Pilpres terkaya dengan asset 1,7 triliun rupiah. Asset itu terdiri dari uang tunai 28 milyar rupiah dan asset bergerak dan tak bergerak lain senilai 1,42 triliun rupiah. Asset bergerak dan tak bergerak yang dimiliki Prabowo, antara lain 27 perusahaan dibidang perkebunan, pertambangan dan peternakan serta 90 ekor kuda. Calon Presiden Jusuf Kalla menduduki peringkat kedua dalam peringkat kekayaan peserta Pilpres 2009. Total kekayaan Jusuf Kalla sampai 31 Mei yang dilaporkan ke KPK adalah 253 milyar rupiah. Jumlah itu terdiri dari 80,4 milyar rupiah harta bergerak dan 172,6 milyar rupiah surat berharga.
Peringkat ketiga diduduki oleh Calon Presiden Megawati Soekarno Putri dengan kekayaan sampai 30 Mei 2005 sebesar 105,8 milyar rupiah jumlah itu terdiri dari 71,5 milyar harta tak bergerak dan bergerak, 22,5 milyar rupiah surat berharga dan 11,8 milyar rupiah giro serta rakas.
Peringkat keempat adalah calon Wakil Presiden Wiranto yang sampai tahun 2007 yang dilaporkan ke KPK, jumlah kekayaannya adalah 46,5 milyar rupiah. Tidak ada rincian harta apa saja yang dimiliki Wiranto sejumlah 4,6 milyar rupiah tersebut. Calon Wakil Presiden Budiono yang disebut – sebut orangnya sederhana ternyata memiliki kekayaan 18,66 milyar rupiah.
Jumlah itu terdiri dari 5,8 milyar rupiah dalam bentuk harta tak bergerak dan 12,86 milyar rupiah dalam bentuk surat berharga dan lain – lain. Sementara calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang kini masih menjabat sebagai Presiden, memiliki kekayaan 7,6 milyar rupiah jumlah itu terdiri dari harta tak bergerak dan 2,98 milyar rupiah rekening giro 3,49 milyar rupiah serta lain – lain 1,13 milyar rupiah.” (sumber : http://www.indosiar.com/fokus/80271/daftar-kekayaan-capres—cawapres)

Aziz : “L-l-l-luar biasa dab!”

Amar : “Iya, calon presiden dan calon wakil presiden kita orang kaya semua”

Rasyid : “Wah Prabowo memang top markotop,tajir sangat! Diatas calon yang lain! Hahaha”

Graha :”Bagaimana pendapat kalian nih, calon pemimpin kita wong sugih kabeh!”

Rasyid : “Hm, sebagai S.Pol, sarjana ngepol, eh Sarjana Politik, menurut saya kekayaan mereka sih gak ada masalah ya dengan saat mereka memimpin nanti, toh nanti saat memimpin nanti yang dipakai kan uang Negara, bukan uang mereka. Jadi kepemimpinan mereka ya tergantung skill memimpinnya, gak terpengaruh sama kekayaan mereka.”

Amar : “Wah, sebagai seorang Sarjana Informatika, gue gak setuju sama elu Shit, eh Syid. Mereka itu orang kaya semua, jadi waktu memimpin mereka gak akan paham perasaan rakyatnya yang mayoritas masih hidup kekurangan, gak akan ngerti!”

Rasyid : “Eh, ente lupa atau gak tahu sih, sebagian dari mereka waktu muda juga hidupnya gak langsung kaya, seperti SBY, Boediono dan Wiranto misalnya yang waktu muda konon hidupnya juga prihatin dan bersahaja”

Amar :”Ya itu kan dulu, tapi kan mereka sekarang sudah makmur, tetap saja lah, orang kaya gak akan paham dengan perasaan orang kere!”

Aziz :”Hmm, menurut hemat ane sebagai Sarjana Seni yang juga menggandrungi filsafat, malah bagus itu calon pemimpin kita kaya semua. Jadinya kan beliau-beliau itu tidak kekurangan hidupnya. Jadi tidak korupsi!”

Graha :”Iya, malahan baiknya kekayaan mereka dibagi-bagikan sama rakyat!”

Rasyid: “Kayaknya kalau kekayaan pribadi mereka pantang deh dibagiikan ke rakyat, kecuali saat masa kampanye, hahaha”
Amar : “Iya tuh, kalau mereka memang niat untuk mensejahterakan rakyat, harusnya sejak dulu mereka menyumbangkan uangnya untuk rakyat, gak usah nunggu masa kampanye!”

Hari pun beranjak malam, dan mereka pun membubarkan diri, kembali ke rumah masing-masing. Ya, namanya saja obrolan di warung kopi, tak harus menghasilkan kesimpulan yang disepakati bersama, tak harus jelas, yang penting asik. Lagi pula, kalau dilihat-lihat, apa pula hubungan background pendidikan dengan opini mereka tadi :)) . Entahlah, harap maklum, penulis cerita ini agak tak beres memang orangnya :mrgreen: .
Lalu bagaimanakah pendapat anda, wahai pembaca, tentang kekayaan para calon pemimpin negeri kita ini? Sudilah berbagi pendapat di kotak komentar di bawah 🙂

Iklan

26 Responses to “Sebuah Obrolan di Warung Kopi”


  1. 1 Wak Erwin 20 Mei, 2009 pukul 9:02 pm

    Bid’ah itu ya akhir, salam itu yang lengkap!

    Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakaatuuh.

    *ngeloyor bikin kopi*

    Wak Erwin’s last blog post..Hamzah Haz

  2. 2 Wak Erwin 20 Mei, 2009 pukul 9:03 pm

    Bid’ah itu ya akhir, salam itu yang lengkap!

    Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakaatuuh.

    *ngeloyor bikin kopi*

  3. 3 Generasi Patah Hati 20 Mei, 2009 pukul 9:19 pm

    Kata Ustadz ane, itu fine-fine aja kok. Cuma pahalanya kurang besar dibanding yang lengkap :mrgreen:

  4. 4 Nazieb 21 Mei, 2009 pukul 1:34 am

    Politik itu memang hanya untuk orang kaya..

    Buat bayar ini bayar itu, sogok sana sogok sini..

    (doh)

  5. 5 Generasi Patah Hati 21 Mei, 2009 pukul 3:48 am

    Benar Mas. Kalau masalah harta kayaknya para calon pemimpin kita gak kekurangan.
    Tapi kayaknya bermain dengan kekuasaan itu asyik dan menyenangkan bagi mereka. Hahaha 😀

  6. 6 lambrtz 21 Mei, 2009 pukul 3:08 pm

    Saya tetep jagoin pasangan Hu Jintao – Lee Kuan Yew. Politisi bolehlah kaya, tapi kalo sampai korupsi harus dieksekusi 3 kali. Hidup otoritarianisme!

    *kabur*

  7. 7 lambrtz 21 Mei, 2009 pukul 3:09 pm

    *balik sebentar*

    Koreksi: kaya –> super kaya.

    BTW saya kok kedeteksinya Safari – MacOS ya? Ah biarlah.

    *kabur lagi*

  8. 8 Generasi Patah Hati 21 Mei, 2009 pukul 3:24 pm

    Hahaha. Ya betul. Kalau perlu dikasih brainstorming, jadi kalau ketahuan korupsi langsung harakiri, kekeke :))
    ah iya, browsniff di blog saya suka ngaco nih. Tapi gak bisa ngutak atik saya,asal masang aja,belum bisa PHP soalnya :mrgreen:

  9. 9 Amar (bukan nama sebenarnya) 21 Mei, 2009 pukul 8:16 pm

    tar saya balik lagi,, koneksi lagi lelet *alasan*

  10. 10 jensen99 21 Mei, 2009 pukul 9:19 pm

    Bgini, masalah kekayaan itu penting buat dana kampanye loh. Gerindra tidak akan lolos ke senayan tanpa kekayaan Prabowo tuk kampanye. Trus Mega dan Prabowo itu lama banget baru bisa jadi kongsi, selain karena sama2 pengen RI-1, juga susah klik soal siapa bakal keluar brapa buat kampanye, soalnya Prabowo jauh lebih kaya. (music)
    Dengan alasan yang sama (konon) Sultan Jogja batal jadi capres atau cawapres dari koalisi anti SBY-walaupun sempat ikut ngumpul2- karena gak punya duit. (thinking)

    jensen99’s last blog post..Enter the Fesbuk

  11. 11 jensen99 21 Mei, 2009 pukul 9:21 pm

    BtW, Rasyid masih hidup? Dimana dia? (bringit)

    *menyiapkan jeep berisi Kopassus*

    jensen99’s last blog post..Enter the Fesbuk

  12. 12 Generasi Patah Hati 22 Mei, 2009 pukul 2:04 am

    @Amar
    halah ahlesyan aje loe (hajar)

    @jensen99
    yap, betul itu 😀 . The power of money my friend, hahaha.
    Ah iya, alot memang, dan kayaknya PDI juga agak terpaksa dengan Gerinda, sudah gak ada waktu lagi dan gak ada kesempatan lagi dengan parpol lain waktu itu.

    Rasyid masih hidup kok, tapi hidupnya di facebook dan di plurk 😀 . Ente udah add facebooknya Rasyid apa belum?

  13. 13 ndop 22 Mei, 2009 pukul 7:16 am

    hihihihi… untungnya saya ndak ikutan ngobrol, kalau ikutan ya ngisin-ngisini, si ndop yang lulusan esde…

    ndop’s last blog post..Beli Celana Pensil

  14. 14 Amar (bukan nama samaran) 22 Mei, 2009 pukul 10:28 am

    serius koneksi saya lagi lelet… (hassle)

    Amar (bukan nama samaran)’s last blog post..Review J-Dorama: Bloody Monday (ブラッディ・マンデイ)

  15. 15 Rindu 22 Mei, 2009 pukul 11:33 am

    Gimana kalo saya aja yang jadi president ??? (peace)

    Rindu’s last blog post..ALLAH, The Invisible Hands

  16. 16 antown 22 Mei, 2009 pukul 1:11 pm

    rasyid yang kupanggil rosid adalah tmen kuliahku. bukan fiktif loh hehe

  17. 17 jensen99 22 Mei, 2009 pukul 1:12 pm

    Ente udah add facebooknya Rasyid apa belum?

    Punyamu aja barusan ku-add. 😛 Tolong kirim pesan ke dia aja tuk add saya! Thanx (drink)

    jensen99’s last blog post..Enter the Fesbuk

  18. 18 Dark Knight 22 Mei, 2009 pukul 1:55 pm

    wehehehehehe, emang para pejabat bagusnya pernah ngalami jadi orang “kere” dulu…… biar pada ngerti sama rakyat….. iy ga tres???? Artikel2mu kreatif, and lumayan inspiratif…… Keep Writing!!!!!

  19. 19 Diah 22 Mei, 2009 pukul 5:01 pm

    Kira2 nanti ngerti nggak ya kalo teryata rakyat banyak yg miskin

    Diah’s last blog post..MTD (Malang Tempo Dulu)

  20. 20 sawali tuhusetya 22 Mei, 2009 pukul 6:28 pm

    konon utk jadi seorang pemimpin harus kaya dulu, mas fadhiel, agar nafsu utk menggerogoti uang negara berkurang. tapi ndak tahu juga, kalau sudah masuk dalam lingkaran kekuasaan, konon nafsu utk berkuasa pun makin tumbuh berlipat-lipat.

  21. 21 Yari NK 23 Mei, 2009 pukul 5:38 am

    Serba salah juga ya, pemimpin kaya raya dibilang tidak cocok memimpin negara karena dibilang kurang empatinya kepada rakyat, sementara kalo miskin, hmmm… belum tentu juga seorang pemimpin yang miskin punya pengalaman dan kemampuan memimpin lebih baik…. mungkin juga nanti karena dia miskin, begitu mendapat kedudukan yang yahud dia bisa juga menyelewengkan kedudukan tersebut.

    Jadi solusinya?? Ya gampang….. kalau tidak ada capres dan cawapres yang disuka, ya silahkan golput aja, maka beban anda sudah akan berkurang. Huehehehe…. (spinhead)

    Yari NK’s last blog post..Air Laut Mengandung Emas!

  22. 22 Kamerad Syllachtea 24 Mei, 2009 pukul 7:15 am

    Kalau saya, sih, pilih yang paling miskin sajah. Alasannya? Jelas orang miskin lebih baik dari orang kaya! :mrgreen:

    *diberi cap ad lazarum oleh para polisi logika*

  23. 23 morishige 25 Mei, 2009 pukul 2:10 am

    liat aja lah ntar gmn jadinya.. (hassle)

    morishige’s last blog post..Book: Honeymoon with My Brother

  24. 24 zefka 25 Mei, 2009 pukul 11:14 am

    pilih yg terbukti omongannya aja.. semua dah pernah jadi presiden atau wapres kan. Enakan pas dipimpin sapa? pilih deh orangnya.

    zefka’s last blog post..Megawati “sampah” Vs SBY “kampus”

  25. 25 Kus Andriadi 25 Mei, 2009 pukul 1:13 pm

    wakakakaka..sial saya kira akhirnya bakal ada apaan di akhir pembicaraan…gak taunya…

    Bikin penasaran aja nih yang bikin…btw salam kenal ya,,

    Kus Andriadi’s last blog post..Antara dunia nyata dan ngeblog


  1. 1 American Airlines Promotion Code Lacak balik pada 13 Mei, 2011 pukul 9:06 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Pemilik Blog :

Fadhilla Tresna Nugraha alias Fadhil alias Fadhil Bedhil
Electrical Engineer jebolan Teknik Elektro UGM, sedang dalam perjalanan meraih cita-cita dan cinta-cinta

Bisa dihubungi lewat jalur berikut :

Tulisan Terbaru

Dilihat sebanyak

  • 151,327 kali

Jumlah Pengunjung Saat Ini

website stats

%d blogger menyukai ini: