Penentu Kelulusan dan Kehendak Tuhan

Ujian Nasional, memang selalu mendatangkan pro dan kontra. Dan salah satu yang menjadi bahan perdebatan bagi pihak yang menentang UN adalah tentang penentu kelulusan.

Mereka berteriak dengan lantang,

UN tidak adil! Yang berhak menentukan kelulusan siswa bukan UN, bukan BSNP, bukan pula Dinas Pendidikan Nasional, yang berhak menentukan kelulusan siswa adalah para guru, para guru yang mendidik siswanya secara langsung, para guru yang tentu lebih tahu siapa yang pantas lulus dan siapa yang tidak!

Ya, penentu kelulusan saat ini adalah pemerintah melalui Dinas Pendidikan Nasional, yang menentukannya dengan mematok nilai UN rata-rata 5,5 sebagai syarat untuk lulus.

Tapi eh tapinya, setelah saya berpikir lebih jauh, ternyata sebenarnya, sesungguhnya, penentu kelulusan bukanlah pemerintah, bukan Depdiknas, bukan nilai UN, bukan BSNP, bukan pula Mendiknas, bukan siapa-siapa. Tapi penentu kelulusan UN adalah kehendak Tuhan. Ya, pendek kata kelulusan itu ditentukan oleh Tuhan.

Sayang sekali banyak orang-orang yang mengaku percaya Tuhan yang tidak menyadari hal ini.

Ternyata memang, segalanya itu tergantung kehendak Tuhan.

Kalau begitu, para siswa yang lulus UN dengan curang itu juga lulus atas ijin Tuhan? Ya, tentu, kalau bukan dengan ijin Tuhan, ijin siapa lagi? Bukankah segala sesuatu yang terjadi di dunia ini berdasarkan dari kehendak Tuhan?

Kalau begitu, Tuhan mengijinkan mereka berbuat kecurangan dalam UN? Lalu mengijinkan mereka lulus dengan hasil kecurangan itu? Ya.

Sekarang kita ke level kehidupan yang lebih tinggi lagi, dalam pemerintahan, kalau begitu para koruptor, tindakan korupsinya juga terjadi atas ijin Tuhan? Ya, tentu. Kalau Tuhan tidak mengijinkan mana bisa terjadi, kalau Tuhan tidak mengijinkan, tentu Tuhan dapat menggagalkan tindak korupsi dengan mudah, misalnya yang akan korupsi dibuat tiba-tiba buta.

Dan bukankah semua pembunuhan, pencurian, dan tindakan kriminal di dunia ini terjadi atas ijin Tuhan, sekali lagi ya, kalau Tuhan tidak mengijinkan, mana bisa semua itu terjadi? Sekali lagi, bukankah segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan?

Lalu apakah Tuhan jahat, karena mengijinkan semua kecurangan dan kejahatan terjadi? Tentu tidak, ingat Tuhan itu Maha Adil, ya kita harus meyakini hal itu. Kadang kita tidak akan mengerti mengapa Tuhan berkehendak begini, berkehendak begitu. Ah, entahlah. Yang jelas, mari berprasangka baik pada Tuhan.

Tuhan itu baik. Tuhan Maha Adil. Percayalah😀 . Setidaknya itu yang saya rasakan bagi diri saya. Tuhan baik, karena saya dilahirkan dengan keadaan sempurna, saya lahir sebagai orang baik-baik, bukan pencopet, bukan maling, bukan klepto. Ya, Alhamdulillah.

Oh ya, segala pendapat saya di sini hanyalah opini pribadi, karena itu bisa saja salah, nah itulah gunanya kotak komentar di bawah, dimana Anda yang lebih tahu bisa mengkoreksi kesalahan saya😀 , atau yang punya pendapat lain pun bebas mengutarakannya di kotak komentar di bawah ini 😀

Ah, entahlah, perbuatan manusia, kehendak Tuhan, dan keputusan Tuhan, kalau dipikir lebih jauh lama-lama saya pusing sendiri ternyata.

Arggh, ya sudah, dari pada pusing-pusing, lebih baik facebooking saja, ngeadd sesama maba, mencari teman baru, menonton gallery foto facebook teman yang menyegarkan mata, mari santai sejenak kawan, hahaha (haha) .

10 Responses to “Penentu Kelulusan dan Kehendak Tuhan”


  1. 1 Aden Kejawen 17 Juni, 2009 pukul 10:01 am

    Allah selalu memberikan yang terbaik buat kita dan apapun yang dikasih pasti terbaik kok

    yang gak lulus gak perlu bersedih yang berlebihan ya……… (hassle)

  2. 2 M. Surya Iksanudin 17 Juni, 2009 pukul 10:05 am

    Wach emang bener banget mas

    M. Surya Iksanudin’s last blog post..Flashdisk 4 GB cuma 99.000 di Alnect Komputer

  3. 3 Artha 17 Juni, 2009 pukul 10:13 am

    Namun tetap saja tuhan akan lebih memilih orang yang berusaha lebih giat [dg cara jujur tentunya] ketimbang orang yang pasrah menunggu nasib [yang entah kemana]

  4. 4 Bahasa, please! 17 Juni, 2009 pukul 8:35 pm

    tentunya Tuhan lebih suka “menentukan” keberhasilan bagi orang yg telah berusaha keras…🙂

    Bahasa, please!’s last blog post..INCUMBENT

  5. 5 mas stein 19 Juni, 2009 pukul 12:54 pm

    sampeyan iso ae mas, manusia selalu punya pilihan. misalnya sampeyan selalu punya pilihan untuk mencet publish atu nghapus draft, kalo waktu sampeyan pencet publish ternyata internet mati itu baru takdir. lha kalo ongkang-ongkang kaki trus langsung bilang ini takdir itu namanya males bin tolol (lmao)

    mas stein’s last blog post..Orang yang Beruntung

  6. 6 guskar 20 Juni, 2009 pukul 7:32 am

    murid 1 : soal2 ujian nggak keisi semua, lalu dia berdoa : ya tuhanku, luluskan aku.
    murid 2 : ngisi jawaban secara ngawur, lalu dia berdoa : ya tuhanku, luluskan aku.
    murid 3 : nyontek, lalu dia berdoa : ya tuhanku, luluskan aku.
    murid 4 : berusaha menjawab soal semampunya, lalu dia berdoa : ya tuhanku, luluskan aku.

    guskar’s last blog post..Senyum si mBak Kok Hilang


  1. 1 auto repair estimates Lacak balik pada 12 Mei, 2011 pukul 6:00 am
  2. 2 Online casino Lacak balik pada 12 Mei, 2011 pukul 9:49 am
  3. 3 free xbox 360 Lacak balik pada 12 Mei, 2011 pukul 9:50 am
  4. 4 Online games Lacak balik pada 12 Mei, 2011 pukul 9:56 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Pemilik Blog :

Fadhilla Tresna Nugraha alias Fadhil alias Fadhil Bedhil
Electrical Engineer jebolan Teknik Elektro UGM, sedang dalam perjalanan meraih cita-cita dan cinta-cinta

Bisa dihubungi lewat jalur berikut :

Tulisan Terbaru

Dilihat sebanyak

  • 141,489 kali

Jumlah Pengunjung Saat Ini

website stats

%d blogger menyukai ini: