Antara Menjemur Pakaian dan Belajar

Beberapa hari yang lalu, saat siang hari aku menyadari kalau stok pakaian bersihku ternyata tinggal cukup untuk besoknya alias 1 hari saja. Aku pun bergegas segera mencuci pakaian dan menjemurnya. Yap, sudah beberapa minggu ini aku gak pernah laundry lagi, bukan apa-apa, ini karena salah satu pakaianku pernah hilang di laundry, dan tak kembali hingga sekarang. Padahal baju itu gak bisa dibeli di toko dan mempunyai kenangan tersendiri *halah , soalanya itu baju panitia FDK 2011.

Aku mulai menjemur sekitar pukul 11.50 siang. Alhamdulillah saat itu matahari bersinar terang. Panasnya matahari saat itu aku yakin akan membuat pakaian yang aku jemur cepat kering. Dan benar saja, sore harinya menjelang maghrib pakaianku sudah kering semua. Kemudian aku teringat beberapa minggu lalu, saat tiap sore selalu hujan. Pakaian yang aku cuci pagi hari, baru 2 atau 3 hari berikutnya bisa benar-benar kering. Yap itu dikarenakan cuaca yang mendung dan hujan.

Kemudian terlintas di pikiranku, bahwa ini bisa merupakan sebuah analogi. Pakaian itu ibarat otak kita, dan air yang membasahinya ibarat ilmu. Kemudian cuaca itu ibarat suasana ataupun keadaan lingkungan maupun hati kita. Saat pakaian kering, ibaratnya ilmu itu telah masuk secara sempurna ke otak kita. Sedangkan saat pakaian masih basah, ibarat ilmu yang belum masuk secara baik ke otak kita. Lalu, seperti yang sudah aku sebutkan tadi, cuaca cerah akan membuat pakaian cepat kering. Nah itu dia, cuaca cerah ibarat suasana hati yang riang, gembira dan suasana lingkungan yang nyaman, dengan keadaan seperti ini, Insya Allah ilmu akan lebih mudah masuk ke otak kita dan kita pahami. Sedangkan saat cuaca mendung ataupun hujan, pakaian akan lama keringnya. Nah cuaca mendung itu ibarat suasana hati yang sedang tak enak, sedih, murung, galau, dll, dan suasana lingkungan yang kurang atau tidak nyaman, yang dengan keadaan ini ilmu akan lebih sulit untuk masuk ke otak kita dan kita pahami.

Jadi kesimpulannya, saat akan belajar, ciptakanlah suasana hati dan lingkungan yang nyaman, Insya Allah ilmu akan lebih mudah kita pahami.

Mungkin analogiku agak aneh, tapi biarlah 😛 . Semoga bermanfaat bagi pembaca 😀

Iklan

2 Responses to “Antara Menjemur Pakaian dan Belajar”


  1. 2 dhanist 16 April, 2012 pukul 6:28 am

    mantep broo 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Pemilik Blog :

Fadhilla Tresna Nugraha alias Fadhil alias Fadhil Bedhil
Electrical Engineer jebolan Teknik Elektro UGM, sedang dalam perjalanan meraih cita-cita dan cinta-cinta

Bisa dihubungi lewat jalur berikut :

Tulisan Terbaru

Dilihat sebanyak

  • 159,490 kali

Jumlah Pengunjung Saat Ini

website stats

%d blogger menyukai ini: