Archive for the 'Kehidupanku' Category

Mimpi

Tidak sedikit orang yang bilang bahwa kita harus berani bermimpi besar agar bisa meraih kesuksesan kelak.

Menurutku dunia ini sudah penuh dengan para pemimpi, yang memiliki mimpi tidak main-main. Mimpi-mimpi besar seperti mimpi untuk merubah dunia menjadi lebih baik dengan berbagai macam jalannya.

Dari sekian banyak pemimpi, tidak banyak yang berani memulai langkah untuk mewujudkan mimpinya.

Dari jumlah yang tidak banyak tadi, hanya sedikit yang kemudian dengan sungguh-sungguh terus melangkah tanpa lelah tanpa henti hingga mimpinya tercapai.

Sehingga tak henti-hentinya aku mengingatkan pada diriku, bahwa bermimpi besar itu tidak lah cukup. Berani lah mulai bertindak untuk mewujudkan mimpi! Bersungguh-sungguhlah! Bersemangatlah! Jangan pernah putus asa!

Kamu ga Sendirian

Thanks Kaskus dan semua user di thread ini.

Semangaaaaat!

Dua Puluh Tiga

What you are isn’t a person who has wasted 23 years. You are a person who has X number of years ahead of you. What are you going to do with them?

Lanjutkan membaca ‘Dua Puluh Tiga’

Anomali Cuaca

mendung

Teringat pelajaran SD dulu, guru saya dulu menerangkan bahwa Indonesia memiliki 2 musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Musim hujan terjadi di bulan Oktober-Maret (untuk memudahkan mengingatnya, guru saya menyingkatnya dengan OMar) dan kemudian musim kemarau terjadi di bulan April-September (untuk memudahkan mengingatnya, guru saya menyingkatnya dengan ASep).

Tetapi belakangan ini cuaca di Jogja aneh, di waktu yang seharusnya musim kemarau malah hampir tiap harinya mendung dan hujan. Dan saat saya pulang kampung ke Cilacap kemarin
ternyata hal serupa juga terjadi, mendung dan hujan. Kemudian tadi pagi saat sarapan di warung langganan saya yang menyediakan koran Kompas juga, saya membaca artikel yang membahas
tentang anomali cuaca, dan ternyata benar di Indonesia ini sedang terjadi anomali cuaca, dan curah hujan di beberapa daerah terus meningkat tiap tahunnya.

Tentu ada kelebihan dan kekurangan dari anomali cuaca. Cuaca yang sering mendung dan hujan ini tentu saja membuat jemuran lama keringnya. Tetapi sebagai seorang muslim tentunya saya tidak boleh mengeluh dan harus selalu bersyukur. Karena eh karena, tersimpan kelebihan yang luar biasa. Apa itu? Tentu saja karena waktu hujan adalah salah satu waktu utama dimana doa akan lebih mudah dikabulkan, Insya Allah. Jadi mari kita jangan mengeluh saat hujan datang, tapi manfaatkan momen saat hujan datang dengan berdoa sebanyak-banyaknya. 🙂

Niat Baik

Niat yang baik tak selamanya mudah untuk diwujudkan menjadi tindakan yang baik. Setidaknya itu yang saya rasakan. Jadi ceritanya sekitar 2 bulan lalu saya membeli sebuah tablet cap ASUS. Saya meniatkan hal baik sehubungan dengan pembelian tablet ini, yaitu untuk memudahkan saya membaca ebook-ebook dimana saja saya berada. Maklum koleksi ebook saya sudah numpuk sekitar 3 GB, baik ebook kuliah maupun non kuliah seperti novel, buku pengembangan diri dan biografi tokoh, tetapi baru sedikit saja yang mampu saya selesaikan.

Seiring berjalannya waktu ternyata ya tadi, mewujudkan niat baik menjadi tindakan yang baik ternyata tidaklah mudah. Saya memang pada akhirnya menggunakan tablet saya untuk membaca ebook, tapi jumlah waktu untuk saya baca ebook tampaknya masih lebih sedikit daripada untuk main game di tablet. Haha, asem tenan pancen, game-game di tablet macam jetpack rider, subway surfer, temple run 2, dkk memang bikin ketagihan. Sempat terbersit pikiran untuk uninstall game-game tersebut, tapi kok berat hati rasanya untuk untuk melakukannya, haha.

Jadi saya akan selalu berusaha, untuk kembali ke niat awal, agar fungsi utama tablet yang saya miliki adalah untuk membaca ebook. Game jadikan selingan saja dengan porsi waktu seminimal mungkin. Bismillah, semoga dimudahkan Allah.

Inspirasi dari Novel Sang Alkemis

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah novel yang sangat menginspirasi, judulnya “Sang Alkemis” karangan Paulo Coelho. Sebenarnya novel ini sudah sering saya dengar dari beberapa kawan, tapi baru kemarin-kemarin saya bisa membacanya langsung.

Novel ini menceritakan bagaimana perjuangan seorang bocah bernama Santiago untuk mewujudkan mimpi, berbagai rintangan dilaluinya, bahkan dia sempat memutuskan akan melupakan mimpi besarnya. Namun pada akhirnya perjuangannya berbuah manis, dia berhasil mewujudkan impiannya.

Penasaran cerintanya seperti apa? Baca sendiri ya 😀

Tetapi di sini saya ingin mengutip beberapa bagian dari novel ini yang menginspirasi

kutipan pertama

“Buku ini menyatakan hal yang sama seperti yang dikatakan oleh hampir semua buku di dunia,” lanjut orang tua itu. “Ia menggambarkan ketidakmampuan orang untuk memilih Legenda Pribadi mereka sendiri. Dan berakhir dengan mengatakan
bahwa setiap orang mempercayai dusta terbesar di dunia.”
“Apa dusta terbesar itu?” tanya si bocah, sungguh-sungguh terkejut.
“Begini: bahwa pada saat tertentu dalam hidup kita, kita kehilangan kendali atas apa yang terjadi pada diri kita, dan hidup kita lalu dikendalikan oleh nasib. Itulah dusta terbesar di dunia.”

 

Kutipan berikutnya

“Legenda Pribadi adalah apa yang selalu ingin kita tunaikan. Setiap orang, saat mereka belia, tahu apa Legenda Pribadi mereka.
“Pada titik kehidupan mereka itulah semuanya jelas dan segalanya mungkin terjadi. Mereka tidak takut untuk bermimpi, dan mendambakan segala yang mereka inginkan terwujud dalam hidup mereka. Tapi, dengan berlalunya waktu, suatu daya misterius mulai meyakinkan mereka bahwa mustahillah bagi mereka untuk mewujudkan Legenda Pribadi mereka.”

Tak ada satu pun perkataan lelaki tua itu yang dipahami si bocah. Tapi dia ingin tahu apakah “daya misterius” itu; puteri si pedagang kain akan terkesan kalau dia ceritakan hal ini!

“Itu adalah kekuatan yang tampaknya negatif, tapi benarnya menunjukkan kepadamu cara mewujudkan Legenda Pribadimu. Kekuatan ini mempersiapkan rohmu dan kehendakmu, karena ada satu kebenaran terbesar di planet ini: siapapun kamu, atau apapun yang kau lakukan, saat kau benar-benar menginginkan sesuatu, itu karena hasrat tadi bersumber di dalam jiwa alam semesta. Itulah
misimu di dunia.”

So, mari kita berjuang mewujudkan legenda pribadi kita masing-masing!

Semangat UTS Bro!

UTS di depan mata kawan, mari jadikan UTS ini lebih baik dari UTS2 sebelumnya.

UTS kali ini pun terasa spesial, karena ada tantangan lebihnya, yaitu laporan prakt MLD dan KSTL tetap dikumpul pas masa UTS. Tapi semoga ini tak jadi masalah, tetap semangat bung!

Bismillah, semoga UTS kali ini lancar selancar-lancarnya, demi membuat Mama Papa bangga. Semangat! 😀


Pemilik Blog :

Fadhilla Tresna Nugraha alias Fadhil alias Fadhil Bedhil
Electrical Engineer jebolan Teknik Elektro UGM, sedang dalam perjalanan meraih cita-cita dan cinta-cinta

Bisa dihubungi lewat jalur berikut :

Tulisan Terbaru

Dilihat sebanyak

  • 151,262 kali

Jumlah Pengunjung Saat Ini

website stats